Mila Amalia

.:. WELCOME & ENJOY YOUR READING .:.

Tampilkan postingan dengan label Etika & Profesionalisme TSI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Etika & Profesionalisme TSI. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Mei 2014

Tugas 2 : Etika & Profesionalisme TSI

1.   Beri contoh kasus dan jelaskan tentang gangguan pemanfaatan teknologi dan sistem informasi dalam kehidupan sehari – hari yang dapat menyebabkan seseorang atau pihak lain terganggu?
Kasus Penipuan Telepon
Penipuan yang dilakuakan dengan menggunakan media telepon. Salah satu kejahata yang dilakukan pelaku adalah dengan menelepon korbannya dengan mengatasnamankan kepolisian ataupun rumah sakit. Pelaku akan menelepon dengan mengatasnamakan kepolisian dengan berkata “anak bapak/ibu sedang berada dikantor polisi karena tertangkap saat razia dan kami menemukan narkoba di kendaraannya di kawan A, mohon segera dijemput di kantor polisi B dengan membawa uang tebusan sekian juta”. Pelaku menyuruh temannya untuk pura-pura menjadi korban yang disuruh menangis karena tertangkap di kantor polisi.
Kemudian ada juga pelaku yang mengatasnamakan rumah sakit dengan berakata “anak bapak/ibu sedang berada di rumah sakit karena jatuh dari tangga di sekolahnya, dan kupingnya mengeluarkan darah. Saat ini anak bapak/ibu sangat memerlukan banyak transfuse darah, tetapi stok darah dirumah sakit kami yang dibutuhkan masih kurang. Jika tidak cepat ditolong, anak bapak/ibu tidak akan tertolong. Segera hubungin rumah sakit A yang stok darahnya masih banyak.

2.      Mengapa muncul gangguan dalam pemanfaatan teknologi sistem informasi, jelaskan!
Munculnya gangguan dalam pemanfaatan teknologi sistem informasi dapat didorong oleh berbagai motivasi diantaranya adanya motif untuk mendapatkan sejumlah uang, motif kekuasaan, motif ekonomi, motif balas dendam, motif kepentingan pribadi dan motif popularitas.

3.    Untuk mengatasi gangguan yang muncul pada pemanfaatan teknologi sistem informasi. Langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan baik dari pengguna maupun dari pihak pemerintah!
Langkah – langkah yang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan dari pemanfaatan teknologi sistem informasi yaitu melalui tindakan preventif atau pencegahan. Tindakan pencegahan dari pihak pemerintah yaitu melakukan penguatan terhadap sarana hukum (regulasi) yang ada, dengan melakukan update yang berkala terhadap perkembangan gangguan tersebut, serta memperkuat penegak hukum dalam melakukan penindakan yang segera dan terukur untuk memberikan deterent efek agar kejadian tersebut tidak meluas, karena dapat meresahkan masyarakat. Sedangkan bagi pihak pengguna, bisa lebih meningkatkan kehati-hatiannya saat menerima informasi. Tidak serta merta langsung mempercayai informasi yang didapatkan dan selalu mengecek validitas informasi yang diterima. Lebih mempertegas hukum bagi mereka yang melakukan gangguan secara sengaja dan merugikan banyak orang. Juga meningkatkan etika dalam pemanfaatan teknologi informasi.

Minggu, 30 Maret 2014

Tugas 1 : Etika & Profesionalisme TSI

1. Apa yang dimaksud dengan etika pada Teknologi Sistem Informasi, jelaskan menurut pendapat anda?

Dalam kehidupan sehari-hari, etika membahas dan mengajari kita tentang perbuatan yang baik dan perbuatan yang buruk antar manusia, tentang hak dan kewajiban moral dalam kehidupan bermasyarakat, serta tentang kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak nilai mengenai yang benar dan salah yang dianut masyarakat.
Sedangkan dalam teknologi sistem infromasi, etika yang diterapkan yaitu harus dapat mempertanggungjawabkan pekerjaan beserta hasilnya dan juga terhadap dampak untuk kehidupan orang lain, harus memberikan kepada siapa saja yang menjadi haknya, harus memberikan kebebasan kepada yang berhak dalam menjalankan profesinya. Artinya adalah sikap atau perilaku seseorang yang bekerja sesuai aturan/standar moral yang berlaku dalam teknologi sistem informasi.


2. Jelaskan etika yang harus dilakukan oleh :

a. Pengguna Teknologi Sistem Informasi
Pengguna adalah orang yang menggunakan teknologi informasi untuk membantu menyelesaikan masalah dan mempermudah pekerjaan mereka, etika bagi pengguna adalah tidak melakukan atau menggunakan apliksi bajakan yang dapat merugikan pembuat, menghormati hak cipta yang milik orang lain, tidak merusak teknologi informasi. Contohnya adalah bila menonton film dan hanya baru tayang dibioskop, lalu merekamnya dan mempublikasikannya melalui youtube atau menjualnya dalam bentuk digital.

b. Pengelola Teknologi Sistem Informasi
Pengelola adalah orang yang mengelola teknologi informasi, misalnya adalah resepsionis pada hotel, etika adalah merahasiakan data pribadi yang dimiliki oleh tamu mereka.

c. Pembuat teknologi Sistem Informasi
Pembuat adalah orang yang menciptakan teknologi informasi, biasanya adalah lembaga besar dengan para ahli-ahli teknologi di beberapa bidang namun tidak menutup kemungkinan dilakukan secara individu, dalam membuat teknologi informasi tentu harus memperhatikan etika IT yaitu tidak menjiplak atau mengambil ide atau info dari orang lain secara illegal. Salah satu contohnya adalah kasus pembajakan software dikarenakan harga software yang masih terbilang cukup mahal bagi pengguna komputer.


3. Sebutkan contoh dalam kehidupan sehari-hari tentang etika dalam Teknologi Sistem Informasi!
  • Etika dalam mengambil informasi dari situs apapun yang ingin di tampilkan kembali di situs yang kita kelola. Etika ini berupa penulisan sumber referensi dari informasi dengan lengkap dan jelas.
  • Etika dalam menulis dan berkomentar dalam dunia internet seperti di jejaring sosial, komunitas, blog, dan lainnya. Etika ini berupa bahasa yang sopan dan tidak merendahkan isu SARA, mengandung kebenaran, tidak memfitnah, dan berdampak baik bagi pembacanya.
  • Etika dalam menonton film atau menginstal software, seperti mendownload dari internet atau membelinya dalam bentuk digital bajakan.